Kopium: Pecandu kafein wajib melipir kesini

Saya bukan orang yang ngerti kopi yang bisa bedakan rasa, keasaman, dan aroma beragam jenis biji kopi. Saya juga bukan generasi milenial yang doyan duduk-duduk di kafe berjam-jam sebagai bagian dari gaya hidup dan pergaulan. Tapi saya tidak menyangkal kalau saya pecandu kafein dan menganggap bekerja di kedai kopi kadang bisa lebih produktif ketimbang di meja kerja atau perpustakaan yang hening sekalipun.

Sebagai pecandu kafein, saya butuh kopi pahit yang sangat kuat setiap pagi atau malam ketika butuh terjaga untuk menyelesaikan pekerjaan. Kafein dari kopi sangat manjur membuat saya terjaga. Berkat keseringan menyeduh kopi untuk alasan ini, saya punya standar soal biji kopi mana yang paling manjur bikin mata melek. Soal rasa saya gak begitu peduli, lagi pula gak ngerti juga. Semua kopi sama aja buat saya: pahit.

Soal bekerja di kafe, entah kenapa saya merasa bisa lebih produktif bekerja disitu. Ambient noise yang konstan di kafe bisa membantu saya konsentrasi. Keheningan yang nyaris absolut di perpustakaan, seperti saat malam di perpustakaan kampus di Sydney sewaktu kuliah kemarin, malah membuat saya tenggelam dalam lamunan-lamunan reflektif. Bekerja di meja kerja kantor atau di rumah juga tidak begitu cocok buat saya. Terlalu banyak distraksi dan banyak godaan untuk main-main, tiduran atau ngobrol ngalor ngidul.

Untuk alasan itu, Kopium Artisan Coffee adalah salah satu kedai kopi favorit saya di sekitaran Kelapa Gading, Jakarta Utara yang cocok buat duduk berlama-lama membaca buku atau menyelesaikan deadline pekerjaan. Alasan utamanya: lokasinya bukan di kawasan komersil atau mall macam kebanyakan kafe. Lokasi kafe ini gak terlalu terpencil tapi memang bukan di jalan utama Kelapa Gading. Menyempil diantara bangunan hunian menjadikan kafe ini semacam hidden place diantara kafe, restoran dan tempat jajanan/kuliner lain di Kelapa Gading yang berjubel (meski gak pas juga dibilang tersembunyi karena nyaris selalu ramai).

Karena saya gak terlalu ngerti soal cita rasa kopi, saya cuma bisa kasih komentar semuanya enak! Dan berhubung niat utama tiap datang ke tempat ini cuma buat injeksi kafein sambil tenggelam dalam tumpukan deadline kerjaan, biasanya saya memesan secangkir single origin manual brew atau espresso. Harga secangkir kopinya berkisar 30-60 ribu rupiah. Kopium juga menyediakan variasi makanan yang lumayan enak (meski kadang dimasaknya agak lama) dengan menu beragam, jadi gak ngebosenin lah. Untuk harga juga relatif terjangkau di kisaran 50-100 ribuan.

Tempatnya nyaman buat berlama-lama duduk untuk mengetik menyelesaikan deadline kerjaan, sekedar duduk bengong melamun, atau ngobrol-ngobrol. Namun berhubung tempatnya gak terlalu luas dan relatif selalu ramai, anda yang berniat buat “numpang kerja” di kafe ada baiknya datang lebih pagi atau reservasi tempat jika memungkinkan. Untuk jam buka kopium buka setiap pagi jam 8 dan tutup jam 11 malam. Andai bisa buka 24 jam mungkin saya bakal sering “mondok” disini 😀

Buat yang tertarik bisa melipur ke: Jl. Summagung I Blok A4/11, Kelapa Gading jakarta Utara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s