Andai boleh berandai-andai……

Life is the sum of all your choices

(Albert Camus)

Siapa sangka baju obralan seharga Rp 50 ribu / 2 potong di Carref*ur bisa memuat kutipan yang sangat keren dari Albert Camus. Hidup adalah akumulasi dari semua pilihan-pilihan yang melintas di depan kita. Pada saat dihadapkan dengan pilihan-pilihan hidup itulah kualitas kita sebagai seorang manusia diuji. Apakah kita memilih dengan rasio, apakah karena terhanyut emosi, atau membuat pilihan tanpa terbebani orientasi dan dampak yang mungkin muncul kemudian? Meski kadang kita kerap berada dalam situasi dimana tanpa sadar berada dalam posisi yang sejatinya sedang membuat pilihan. Lantas tersadar ketika situasi sudah membawa kita pada kondisi yang tidak kita harapkan. Maka beruntunglah mereka yang hidup dengan perencanaan. Mereka yang dengan teliti mengkalkulasi resiko yang mungkin muncul dan memperhitungkan semua upaya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan idealnya.

Tapi inilah hidup. nyaris tidak pernah ada yang bisa mencapai sempurna. Dan justru itu tadi, kualitas kita sebagai manusia akan semakin teruji saat dihadapkan pada pilihan, atau mungkin tepatnya saat kita dihadapkan pada konsekuensi dari semua pilihan yang kita ambil, baik yang kita pilih secara sadar maupun tidak.

Crossroads-500x333Soal konsekuensi-konsekuensi ini, kadang lintasan pikiran itu muncul. Apa jadinya kalau dulu begini, kalau dulu memilih begitu dan seterusnya dan seterusnya.  Kadang sempat juga menyesali beberapa pilihan di masa silam yang sebagian besarnya mencerminkan sikap kekanak-kanakan, sikap infantil. Sebut saja misalnya apa jadinya kalau dulu gak dicemplungin dan keterusan jadi ketua OSIS, “kecelakaan sejarah” yang dampaknya terus terasa sampai sekarang J Atau gimana kalau dulu gak berfikir “nakal” untuk keluar dari sebuah sekolah kedinasan. Mungkin sekarang udah jadi ambtenaar teladan golongan III B yang gak pusing-pusing mikirin gimana biar dapur ngebul J

Well, itu semua cuma lintasan pikiran untuk seru-seruan aja sih. Mungkin dulu-dulu pernah juga menyesali beberapa pilihan sampai murung berhari-hari. Tapi sekarang rasanya justru malah bersyukur dengn pilihan-pilihan itu. Kok bisa?  Kalau bukan karena pilihan-pilihan itu, mungkin saya gak akan pernah bertemu dengan Attar, sepotong surga yang Tuhan titipkan pada saya dan istri. Oh ya, mungkin kalau bukan karena pilihan-pilihan itu hampir pasti saya gak akan bertemu dengan perempuan yang jadi bakal jadi ibunya Attar. Perempuan yang pintar dan cantik sih…..tapi to some extent ambisius dan kadang perfeksionis untuk urusan rencana hidup J Ini bukan berarti jelek loh. Soalnya kalau bukan karena dua sifat itu mungkin saya belum menikah sekarang, malah mungkin saya juga gak akan lulus juga dari FHUI J (ini ceritanya panjang, perlu satu posting tersendiri hehe).

Itu makanya kenapa sekarang rasa-rasanya lebih baik memperbanyak syukur ketimbang berandai-andai soal pilihan-pilihan hidup kita di masa lampau. Tuhan berhitung dengan cara yang berbeda dengan kita. Apa yang menurut kita baik mungkin tidak dimata Dia. Bisa jadi pilihan-pilihan itu adalah cara yang Tuhan berikan pada kita untuk memperoleh bahagia.

Tapi tetap ini bukan sebuah excuse untuk bersikap careless dalam urusan penting macam menentukan pilihan-pilihan hidup. Sebab seperti kutipan Camus di muka : life is the sum of all your choices. Sebab hidup kita adalah akumulasi dari semua pilihan-pilihan dalam hidup. Maka rencanakan hidup, ukur semuanya dengan matang, bersikap dewasa atas semua konsekuensi yang muncul termasuk bersiap untuk semua kemungkinan terburuk. Jika kita memang punya kualitas sebagai manusia “unggul”, jangan pernah merutuki keadaan dan menyalahkan orang lain jika sesekali kita merasakan pahitnya hidup. Sebab seperti iklan produk gula di televisi : manisnya hidup, kita yang menentukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s