koma lalu titik

Seperti halnya obor

Saya mulai merasa padam

Tidak ada lagi kebebasan pikir

Tidak ada lagi hentakan-hentakan liar

yang menggoncang nalar dan kesadaran.

Saya sermakin larut dengan rutinitas

yang menjemukan sekaligus membodohkan

Saya tetap beraktifitas seperti “dulu”

di tempat dengan kultur dan visi yang tak jauh berbeda

nyaris tak ada yang berbeda: bukan negara, bukan pasar

Tapi rasanya kali ini tanpa kehendak otonom

entahlah….

Ada sesuatu yang tidak beres

Sebelum terlambat,api harus tetap dibuat menyala

Agar tidak padam

Agar koma tidak lekas menjadi titik

PS: Tersentak dengan ide yang dilontarkannya tadi pagi. “konfrontasi” harus tetap berjalan…

Sore yang mendung di bilangan kebayoran

071009

2 Comments Add yours

  1. hai tian, aku menemukan blogmu :), nice writing! seruuuh!

    Like

  2. yustisia31 says:

    iya mba gita terimakasih sudah lihat2 lapak saya hehe. udah lama gak nulis2 blog lagi nih. blog ini juga cuma eksperimen ajah. tulisan2nya di copas dari blog saya di multiply. btw apa kabarnyanih mba gita?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s