Akhirnya, Front utara dibuka juga……

Akhirnya, Front utara dibuka juga……

Setelah sempat berkonfrontasi dengan Israel 2 tahun lalu, gerilyawan Hizbullah di Libanon Selatan akhirnya kembali bergerak seiring dengan bangkitnya solidaritas atas agresi Israel ke Gaza.

 
Kekuatan militer Israel yang terkonsentrasi di selatan (jalur Gaza) tampaknya akan terpecah jika Hizbullah benar-benar membuka “Front utara”. Hari ini Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan roket ke kawasan Israel Utara. Seperti diketahui, disebelah utara, Isreal berbatasan dengan Lebanon dimana pengaruh Hizbullah cukup kuat disana. Terlebih sejak konfrontasi Israel-Hizbullah selama 34 hari dua tahun yang lalu. Pamor Hizbullah menguat setelah berhasil bertahan dari gempuran Israel yang enggan mengakui “kekalahannya”.  
 
Akankah perang ini berkembang menjadi perang regional? jika “Front utara” benar-benar dibuka bukan tidak mungkin konflik yang telah memakan 700an jiwa masyarakat sipil (300an-nya anak-anak) akan meluas menjadi perang regional, apalagi jika Iran, yang ditengarai memiliki kedekatan “kultural” dengan Hizbullah yang sama-sama Syi’ah menyatakan konfrontasi terbuka dengan negeri zionis tersebut. Apalagi beberapa tahun kebelakang ini Ahmedinejad, Presiden Iran, kerap melontarkan retorika “anti Israel”……  
 
Sebuah pertanyaan melintas dibenak saya. Apakah mungkin krisis ini berkembang menjadi “perang dunia ke-3”?  
 
Dikabarkan Hugo Chavez Frias, Presiden Republik Bolivarian Venezuela, telah mengusir Dubes Israel. Evo Morales (Bolivia) dan Fernando Lugo (Paraguay) dikabarkan akan mengikuti langkah Venezuela. Negara Amerika Latin lainnya, yang belakangan menjadi “blok sosialisme baru”, mungkin akan mengkuti langkah commandante Cahvez. Apalagi sejak terpilihnya pemimpin-pemimpin kiri di kawasan ini, Amerika Latin telah menjadi ancaman serius bagi hegemoni AS (sekutu sehidup semati Israel) di Utara , setelah seblumnya Kuba dengan beraninya menjadi satu-satunya “duri” bagi negeri paman sam tesebut sejak tahun 60-an.  
 
Negara-negara Bolivarian ini sudah melakukan upaya diplomasi yang keras dengan mengusir dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Jika berlanjut menjadi upaya politis yang lebih serius bukan tidak mungkin perang ini berkembang menjadi “perang dunia ke-3”. Antara blok AS-Israel dan blok Anti AS-Israel yang berisi negara-negara Arab/Islam dan negara kawasan Latin Amerika. Apalagi beberapa tahun ini Iran dan Venezuela sudah mulai menjajaki sebuah “koalisi anti AS”.  
 
Hmmmm…. saya bukan pakar masalah kemanan dan hubungan internasional ini cuma analisa “warung kopi” yang melintas saja dikepala saya 
yang pasti saya benci peperangan 
saya benci pembunuhan masyarakat sipil tak berdosa
saya benci kekerasan yang menistakan martabat kemanusiaan. 
Tapi saya juga benci Israel yang tak hanya melakukan perampasan tanah dan kedaulatan Palestina, tetapi juga merpampas jiwa tak berdosa anak-anak dan perempuan palestina… 
 
Peperangan dan kekerasan tak akan menyelesaikan masalah  
sebab manusia dapat saja terbunuh, sebuah entitas dapat saja musnah tapi ideologi dan keyakinan tak akan hilang begitu saja
siapapun pemenang konflik ini hanya akan mengulang siklus kekerasan dan pembunuhan, sebuah lingkaran setan yang telah dimulai  
oleh entah siapa…..  
 
saya hanya bisa menatap layar kaca mengurut dada 
hhh………. 
andai saya memiliki tenaga untuk menghentikan putaran bumi 
ingin rasanya mengentikan planet biru ini
agar manusia-manusia didalamnya memeiliki sedikit waktu
untuk menyadari kerusakan yang telah mereka perbuat  
untuk menyadari betapa lautan biru telah memerah darah akibat peperangan yang mereka ciptakan  
hhh………  
sayangnya saya hanya manusia biasa
Saat penciptaan manusia, para Malaikat mengajukan protes kepada Tuhan “Kenapa Kau ciptakan manusia yang hanya akan melakukan kerusakan dan menumpahkan darah dimuka bumi?” 
Tuhan menjawab: “Aku lebih tau atas apa yang tidak kamu ketahui” 
masih adakah harapan? 
Tuhan masih menyimpan misteri-Nya……..

2 Comments Add yours

  1. Allahummanshur mujahidiin fii kulli makkan

    Like

  2. Sang khalifah (pengganti Allah) di muka bumi telah lalai. hmmm…sepertinya kita pernah diskusi tentang ini yah? Sekarang kerusakan sudah ada di mana-mana. Kita memang bukan orang yang punya kuasa menentukan takdir. Pun bukan penguasa yang dapat membuat kebijakan. Tapi masih ada waktu bagi kita untuk berusaha menyelamtkan dunia. Kembali ke alam dan membawa pesan perdamaian. Kalau pun memang pada akhirnya perang itu harus terjadi, maka lakukanlah dengan cara yang beradab dan tidak menzhalimi mahluk Allah yang lainnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s