Astagfirullah: Islam Jangan Dijual (Komik oleh Eko Prasetyo)

Komik-komik dibawah ini adalah karya-nya Eko Prasetyo (koord. Resist Book), saya kutip dari bukunya “Astagfirullah: Islam Jangan Dijual”. Mudah-mudahan bisa kita jadikan refleksi ^^

28 Comments Add yours

  1. mengutuip dari komik di atas: "Program Dana Banyak Sekali (dari lembaga donor): Sasarannya LSM Islam, anggotanya harus pinter buat proposal, cakap bahasa Inggris dan lebih oke kalo berasa DARI KELUARGA KIYAI, punya kenalan jaringan, atau MERTUA KIYAI"…jadi inget pentolannya JIL (Jaringan Islam Linglung hehehehe), yang mertuanya salah satu Kiyai terkenal….

    Like

  2. carrot soup says:

    saya pilih Papipoli!!! pancen oye!!!slogannya; Poligami atau dikebiri… (pastinya pilih poligami donk); p

    Like

  3. Hush hati-hati, salah-salah para istri bisa ngembek lalu muncul partai baru PASTURI : Partai Suami Takut Istri hihihi

    Like

  4. mas eko pintar sekali yah menguak kebenaran yg membuat kita jadi harus bercermin dengan caranya yang "membumi"…. gila ya… Indonesia cuma kuantitas aja besar islamnya, tapi kualitas? gak tau deh…Hari gini jarang ada orang yang "bersih" dan sadar dalam menjalani keyakinan beragamanya dengan baik.Tau gak, saya pernah dengar seorang ustadz kondang aja minta bayaran 1 milyar buat sekali tampil, maklum… pake jet dtgnya.. hahaha…. eh tapi beneran lho!yah…semoga mereka dan kita sama2 bercermin lah…

    Like

  5. au qi says:

    eh, dah baca tuh bukunyaHehehe, karangan Eko Prasetyo salah satu inspirasi buat skripsiLucu, meski….kiri banget dan nakalHihi, tapi menarik!

    Like

  6. skripsi tentang apa? wah wah pasti "kiri banget" dan "nakal" juga dong hehehesukses buat skripsinya (begitu juga saya hehe)

    Like

  7. au qi says:

    Yustisia anak FH kan?Hehehe, heggy sering cerita tentang TianWah, kalau ngeliat gaya anda waktu jadi pembicara…sepertinya sedikit kiri2 juga. Sangat kristis.Menarik, apalagi kalau ngomongin neoliberalisme dan modal2 asing.

    Like

  8. ya ampun.. ini Lia, anak kesayangannya pak Tyas.. yang skripsinya tentang KORUPSI DI UI!!! keren nih anak.. salah satu kompolotan HEROES kita yang baru…. hallo.. lia……!!!!

    Like

  9. oooooooooooooooh salam kenalkatanya skripsinya mb Lia ini "subversif" ya?mau dong liat2 ^^

    Like

  10. au qi says:

    Ga sehebat Inka dan Tian yang bisa konkrit dalam bergerak dan memperjuangkan idealismeKalian tidak sekedar beretorika, tapi mampu membuktikan dengan daya dan upayaHehehe, saya mah masih mencari-cari format gerakan yang ideal nih. Belum nemu, mangkanya NATO terus

    Like

  11. Irene AdLer says:

    Mksdnya apaan sih?

    Like

  12. Irene AdLer says:

    Mksdnya apaan sih?

    Like

  13. Irene AdLer says:

    Mksdnya apaan sih????

    Like

  14. maksudnya, Na…. kan sempet tuh perfilman Indonesia khususnya TV dipenuhi tayangan2 yang malah merusak islam.. seperti azab kubur dll dengan format yang sangat dilebih2kan dan malah terkesan musyrik……oh iya, aku lupa kamu kan jrang nonton TV! wakakakakak……..

    Like

  15. maksudnya Na… belakangan titel ustadz lebih laku buat "dijual" utk hal2 yang jauh dari Islam. contoh: ngusir setan? emangnya itu tugas ustad ya?

    Like

  16. itu juga pernah marak di tipi2tayangan ustad pembasmi hantutanyang ustad-ustad dadakan via sms dan sebagainyabelieve it or notitu ada di Indonesia

    Like

  17. Irene AdLer says:

    Maksudnya apean "tayangan ustad-ustad dadakan via sms"?"ustad dadakan" gimana mksdnya?Yeah,,smoga bner2 buat bercermin instead of mendiskreditkan kaLangan tertentu,apaLagi mendiskreditkan niLai-niLai IsLam itu sendiri…smoga tidak.FaghfirLanaa ya Robbana…

    Like

  18. tau nih…kagak ada solusi gerakannya…aneh

    Like

  19. mas dan mbak, mungkin akan lebih jelas jika sekalian membaac bukunya jugatrims

    Like

  20. jika mb pernah memperhatikan…pernah dalam suatu waktu, "islam" dijadikan barang dagangan oleh kapitalisme media massa…sebuah stasiun televisi menyelenggarakan kompetisi pemilihan da'i dengan cara serupa dengan pemilihan "Indonesian idol"….hanya mengandalkan popularitas via sms, tampang yang lumayan, dan sedikit kecakaoan retorika. acara seperti ini uniknya mendapat respon yang luar biasa besar di masyarakat. maka tak heran jika iklan di acara ini amat sangat berjubel. Saya pribadi justru meliaht acara ini sebagai sebuah bentuk penghinaan. Islam cuma jadi lebel, dimana kelompok "pemilik modal" mengeksploitasi simbol-simbol islam dalam acara yang sangat tidak mendidik.

    Like

  21. ummu fathia says:

    ..karena kata adalah api = mulutmu adalah harimaumu

    Like

  22. siap boz…salam mahabbah…eh belinya di mana ya??

    Like

  23. kalo mau bisa saya pinjamkan, arrange waktu ketemu saja kalo mu beli mgkn masih ada di toko buku terdekat (kalo domisilil di depok, mgkn bisa coba liat2 di galeri buku cak tarno di kober)

    Like

  24. carrot soup says:

    hahahaha..akh YuRa emang manteb bikin komennya..

    Like

  25. Irene AdLer says:

    Yup–yupp…setuju. Saya juga gerah sama yg kayak gini.

    Like

  26. haha..cara mencari nafkah yang unik. melego islam dengan mempermainkan ayat-ayatNya..

    Like

  27. mirip ama asyaukanie tapi gak mirip mukanya..haha..gantengan digambar ini.. :p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s